Begitupun manusia, sepatu yang diinjak-injak saja ada pasangannya.
Tidak perlu khawatir, sayang. Bukankah Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasang? lantas kenapa kamu masih khawatir akan itu? . Jangan pernah meragukan kuasa-Nya hanya karena kamu masih sendiri .
Iya tahu, semua orang butuh pendengar, tapi apakah salah jika sahabatmu yang kau jadikan pendengar itu?
Tidak usah iri jikalau kau melihat mereka tertawa bahagia bersama kekasihnya sekarang, kau pun sebenarnya punya, hanya saja belum saatnya. Mungkin kamu ingin seperti wanita itu, yang mempunyai pundak untuk bersandar dan berbagi keluh kesah setelah seharian merasa kelelahan. Sama, saya pun demikian. Simpan dulu kesalmu itu sendirian, kamu kuat. Di waktu yang tepat nanti, akan hadir seseorang yang akan setia menemani mu, siap menjadi rumah ternyaman, dan tidak akan meninggalkan mu. Pasanganmu.
Berbenah diri menjadi yang lebih baik terlebih dahulu untuk memantaskan diri, pasangan mu juga sedang sibuk memantaskan diri untukmu.
Karena sejatinya setiap insan mempunyai pasangan, dan pasangan kita nanti merupakan cerminan diri kita. Siapapun dia (nanti) terimalah dengan hati, karena dialah yang selama ini kau nanti. Jadilah sepasang yang selalu bersama. Sepasang yang saling menguatkan.
❤
Komentar
Posting Komentar